Dunia  

“Kasus Peretasan Telepon Pangeran Harry: Disidangkan Tahun 2026”

"Kasus Peretasan Telepon Pangeran Harry: Disidangkan Tahun 2026"

Pangeran Harry, putra bungsu Raja Charles, baru-baru ini menjadi sorotan media setelah menggugat Associated Newspapers atas tuduhan penyadapan pesan suara. Kasus ini telah menarik perhatian publik dan memunculkan pertanyaan tentang etika pers dan privasi individu.

Asal Usul Gugatan

Gugatan ini bermula dari tuduhan Harry dan enam orang lainnya terhadap Associated Newspapers atas peretasan telepon dan pelanggaran privasi yang terjadi selama 30 tahun terakhir. Meskipun Associated selalu membantah keterlibatan mereka dalam praktik ilegal tersebut, para penggugat tetap teguh dalam tuntutannya.

Proses Hukum

Proses hukum ini telah berlangsung cukup lama, dengan upaya Associated untuk menolak gugatan tersebut yang ditolak tahun lalu. Persidangan yang dijadwalkan akan dimulai pada awal 2026 diharapkan akan mengungkap kebenaran di balik tuduhan yang dilayangkan oleh para penggugat.

Biaya Persidangan

Menurut berkas pengadilan yang dipublikasikan pada hari Selasa, diperkirakan para pengacara yang mewakili penggugat akan menghabiskan hingga $22 juta untuk biaya persidangan. Sementara itu, Associated diperkirakan akan mengeluarkan hampir $24 juta untuk membela diri dalam kasus ini.

Dampak pada Media Inggris

Kasus Harry terhadap Associated Newspapers merupakan salah satu dari beberapa gugatan yang diajukan terhadap organisasi media Inggris sebagai bagian dari upaya untuk membersihkan praktik peretasan telepon dan penyiaran berita palsu. Hal ini juga menyoroti masalah etika pers di negara tersebut.

Penyelesaian Kasus Sebelumnya

Sebelumnya, Pangeran Harry telah menerima ganti rugi besar dari MGN untuk menyelesaikan sisa gugatan kasus peretasan teleponnya. Ia mendapat sekitar $178 ribu setelah Pengadilan Tinggi memutuskan bahwa ia telah dijadikan sasaran oleh wartawan. Kasus Harry terhadap News Group Newspapers juga dijadwalkan untuk disidangkan pada Januari mendatang.

Kesimpulan

Kasus peretasan telepon yang melibatkan Pangeran Harry dan Associated Newspapers merupakan bagian dari upaya untuk menegakkan keadilan dan mengungkap kebenaran di balik praktik ilegal dalam dunia pers. Diharapkan bahwa persidangan ini akan membawa keadilan bagi para korban dan mengubah praktik yang merugikan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *